Selamat Datang

Official blog HMP - Budidaya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya.

Informasi Beasiswa

Informasi tentang berbagai program-program Beasiswa Unggulan

Buletin - Press Release

Ulasan berita dan kegiatan dilingkup himpunan

Monday, June 30, 2014

Pedoman Praktek Kerja Magang (PKM) Mahasiswa Budidaya Perairan

Selamat malam warga BP!
Sehubungan dengan diadakannya sosialisasi praktek kerja magang (PKM) yang diadakan oleh BEM FPIK UB pada pagi hari tadi, admin akan share pedoman PKM beserta panduan pembuatan buku catatan harian (logbook) pelaksanaan PKM. Untuk pedoman dan panduan pembuatan logbook bisa diunduh di link dibawah ini :

DOWNLOAD PEDOMAN PKM

DOWNLOAD PANDUAN PEMBUATAN LOGBOOK

Mohon bantuan warga BP untuk menyebarkan informasi pedoman pkm beserta panduan pembuatan logbook ke angkatan 2012 dan 2013. Terimakasih


Source : fpik.ub.ac.id

Saturday, June 28, 2014

PENAWARAN BEASISWA IKATAN KELUARGA BRAWIJAYA SANGATTA (IKBS) TAHUN 2014

PENAWARAN BEASISWA
IKATAN KELUARGA BRAWIJAYA SANGATTA (IKBS)
TAHUN 2014


Sehubungan dengan surat dari Ikatan Keluarga Brawijaya Sangatta (IKBS) tentang Beasiswa Ikatan Keluarga Brawijaya Sangatta dengan ini kami informasikan bahwa pendaftaran beasiswa tersebut telah dibuka. Bentuk dari Beasiswa IKBS ini adalah Pembebasan uang SPP kuliah selama 2 semester / 1 tahun dan dapat diteruskan apabila dapat membuktikan bahwa prestasi penerima tetap stabil/lebih meningkat setelah menerima Beasiswa tersebut adapaun persyaratan sbb :

PERSYARATAN WAJIB PENGAJUAN BEASISWA IKBS :


1. Khusus untuk Mahasiswa Universitas Brawijaya yang masuk melalui jalur regular dan bukan mahasiswa ekstensi/jalur khusus;
2. Mahasiswa/i S1 atau D3 semua jurusan yang telah menempuh minimal 2 semester;
3. Mahasiswa berasal dari keluarga tidak mampu;
4. Tidak sedang menerima beasiswa dari pihak lain (akan di verifikasi oleh IKBS ke kampus masing-masing);
5.  IPK minimal 3.00 untuk semua jurusan baik eksakta maupun sosial;
6. Diwajibkan memiliki email dan blog UB.



BERKAS YANG PERLU DIKUMPULKAN :

1. Mengajukan surat permohonan bantuan beasiswa IKBS dengan alamat sbb :


Koordinator Eksternal IKBS - d/a Nova Satriawan


Haut Truck Maintenance Dept. M6 Building


Mine Site Swarga Bara


Sangatta - Kutai Timur 75611
2.  Melampirkan fotocopy KTM, KTP, Kartu Keluarga;
3. Melampirkan fotocopy transkrip nilai terakhir / KHS yang ada dari semester 1 sampai semester terakhir dan dilegalisir jurusan;
4. Membuat Surat Pernyataan (hanya 1 lembar) yang menyatakan hal-hal berikut :


a. Mahasiswa/i masih aktif kuliah;


b. Mahasiswa/i adalah benar dari keluarga tidak mampu;


c. Mahasiswa/i berkomitmen berkelakuan baik;


d. Mahasiswa/i tidak sedang menerima beasiswa dari tempat lain.

Surat tersebut ditandatangani diatas materai Rp 6.000 dan diketahui oleh Orang Tua yang bersangkutan dan Ketua Jurusan/Dekan (salah satu) tempat yang bersangkutan kuliah saat ini.
5. Khusus untuk penerima beasiswa IKBS di tahun sebelumnya, jika berminat mengajukan kembali untuk mendapatkan beasiswa IKBS 2014-2015, cukup hanya dengan mengirimkan semua copy KHS sampai dengan terakhir ke email yang tersebut dibawah, tidak perlu mengirimkan ulang semua berkas yang dibutuhkan. 
PERSYARATAN TAMBAHAN (Sebagai nilai tambahan) :


1. Aktif dalam kegiatan kemahasiswaan internal kampus (dibuktikan dengan surat keterangan dari kampus);
2. Memiliki prestasi akademik di luar kampus (dibuktikan dengan fotocopy sertifikat penghargaan).

PENGUMPULAN BERKAS DILAKUKAN SEBAGAI BERIKUT :


1. Semua berkas dimasukkan dalam amplop tertutup dan dikirimkan ke alamat sebagaimana disebutkan diatas. Jangan lupa dituliskan nama, alamat dan no. kontak yang bisa dihubungi;
2. Sebelum berkas dikirim, semua berkas di scan dan dikirimkan via email ke alamat email : ikbs.ub@gmail.com, nova.satriawan@kpc.co.id dan wiwin.antarini@kpc.co.id agar bisa diketahui oleh Koordinator Eksternal IKBS;
3. Bukti pengiriman via pos / kurir bisa di scan untuk dikirim via email ke alamat email terlampir;
4. Penerimaan berkas beasiswa paling lambat diterima pada tanggal 1 Juli 2014. Pengumuman penerima beasiswa paling lambat akan dikirimkan via email ke masing-masing penerima beasiswa dan surat resmi ke pihak Universitas pada tanggal 16 Juli 2014. 
KETERANGAN TAMBAHAN :



1. Para Penerima Beasiswa akan dihubungi langsung oleh perwakilan IKBS via email dan telepon;
2. Panitia Beasiswa IKBS tidak menerima/melakukan pungutan untuk beasiswa ini. Jika ada oknum yang meminta hal tersebut, pastikan itu bukan berasal dari Panitia Beasiswa IKBS;
3. Jika ada yang ingin ditanyakan, silahkan hubungi Koordinator Eksternal IKBS - Nova Satriawan di No. HP 0812 3724 2138 atau email ke ikbs.ub@gamial.com, nova.satriawan@kpc.co.id dan wiwin.antarini@kc.co.id atau follow twitter di @ikbs_ub.

Sunday, June 22, 2014

Blue Economy dalam Pengembangan Perikanan dan Kelautan Indonesia

Kuliah Umum dalam rangka Silaturahmi Him­punan Mahasiswa Per­ikanan dan Kelautan (Himapikani) Wilayah IV ber­temakan “Blue Economy dalam Pengem­bangan Per­ikanan dan Kelautan Indonesia” yang ber­lang­sung di Aula Gedung Fakul­tas Tek­nik Univer­sitas Brawijaya (UB), Minggu (8÷6)  oleh Men­teri Kelautan dan Per­ikanan RI Sharif C. Sutardjo yang juga dihadiri oleh Pem­bantu Rek­tor III UB Ir. H.R.B. Ainurr­rasyid, MS

Indonesia seba­gai negara kepulauan jum­lah pulau sebanyak 17.504. Ber­ada pada posisi geo-strategis dengan kurang lebih 40% lalu lin­tas per­dagangan barang dan jasa melin­tasi per­airan Indonesia, 20 % trans­por­tasi yang melin­tasi selat Malaka dan 70% produksi minyak dan gas nasio­nal dari wilayah pesisir dan lautan Indonesia. Sum­ber daya hidrokar­bon khusus­nya minyak dan gas yang ter­sedia di 60 titik cekungan juga masih cukup besar. Dengan potensi kelautan Indonesia, pesisir dan pulu-pulau kecil, baik ber­upa Sum­ber Daya Alam ter­barukan seperti per­ikanan, Biota laut maupun Sum­ber Daya Alam non ter­barukan seperti mineral, minyak dan gas perlu adanya per­baikan maupun pengem­bangan sek­tor kelautan di Indonesia.

Kon­ferensi CTIFF (corol timer inisiatif dan food security) adalah pen­ting bagi dunia untuk meng­olah alam ini secara ber­sama, dengan meres­mikan sek­retariat ber­sama yang disetujui 6 negara yaitu Indonesia, Malaysia, Solomon Island, Timor Leste, Papua Nugini, Indonesia didukung Aus­tralia , Amerika Serikat untuk meles­tarikan segi tiga ter­umbu karang dian­tara 6 negara seba­gai paru-paru dunia seperti amazon di brazil dan flora fauna di afrika.

Pengem­bangan per­ikanan dan kelautan ber­basis Blue Economy, Sharif memamarkan bahwa sis­tem ekonomi kon­ven­sio­nal sudah tidak mampu menyerap kon­sep hakiki pem­bangunan ber­kelan­jutan. “Dengan budaya eks­ploitatif serta keter­batasan sum­ber daya alam memun­culkan per­ubahan paradigma dari sis­tem ekonomi kon­ven­sio­nal ke Green Economy dimana sis­tem ter­sebut telah cukup mampu men­dorong sys­tem enves­tasi low car­bon, resource efficient, clean, waste minimizing and ecosys­tem enhan­cing activities, tetapi sis­tem ekonomi yang ber­laku dilihat seperti adanya dan kurang menyen­tuh akar per­masalahan. Kon­sep blue economy men­con­toh alam, bekerja sesuai dengan apa yang disediakan alam dengan efisien, tidak meng­urangi tapi jus­tru mem­per­kaya alam”, bebernya.

Sesuai dengan visi misi Kemen­trian Kelautan dan Per­ikanan Indonesia yaitu pengem­bangan kelautan dan per­ikanan yang ber­daya saing dan ber­kelan­jutan untuk kesejahteraan masyarakat dian­taranya adalah dengan pengem­bangan kawasan ekonomi kelautan dengan pen­dekatan blue economy.

Tujuan visi misi kemen­terian kelautan dan per­ikanan yaitu Menyadari kekuatan besar potensi lautyang dikelola dengan baik untuk memajukan pem­bangunan masyarakat sesuai program 4 pilar pem­bangunan nasio­nal yaitu probrof, proin­ver­ment, propore dan projob. Dengan tujuan mening­katkan nilai tam­bah dan daya saing produk kelautan dan per­ikanan serta mening­katkan value added untuk bisa men­sejahterakan masyarakat.

Sumber : ub.ac.id